


Josaphat
Guitarist of KILMS
Profile Artis
Menggerakkan Semangat Rock Modern Indonesia
Josaphat Klemens merupakan gitaris, songwriter, dan kreator musik asal Indonesia yang dikenal sebagai gitaris pendiri Killing Me Inside, salah satu band rock modern yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan musik rock Indonesia. Dengan permainan gitar yang melodis, penampilan yang energik, dan karakter musikal yang kuat, Josaphat telah memainkan peran penting dalam perjalanan musik emo dan alternative rock Indonesia selama hampir dua dekade.
Menariknya, kecintaan Josaphat terhadap gitar berawal dari sebuah komik berjudul Desperado, yang menginspirasinya untuk mulai mempelajari gitar sejak usia muda. Pada tahun 2005, ia membentuk Killing Me Inside bersama Rendy, Onad, Raka, dan Sansan, yang kemudian menjadi awal dari perjalanan panjangnya di industri musik Indonesia.
Killing Me Inside mulai mendapatkan perhatian luas melalui album debut mereka, A Fresh Start For Something New, yang dirilis pada tahun 2008 di Indonesia dan Malaysia. Salah satu lagu andalannya, The Tormented, berhasil meraih penghargaan ICEMA Cutting Edge Music Award untuk kategori Favorite Emo Song, sekaligus memperkuat posisi band dalam perkembangan musik emo-rock Indonesia.
Perjalanan Killing Me Inside terus berkembang melalui berbagai rilisan dan pencapaian di industri musik. Lagu Tanpa Dirimu menjadi bagian dari soundtrack film Indonesia Air Terjun Pengantin. Pada tahun 2009, Killing Me Inside bergabung dengan RPM Music dan merilis album self-titled yang kemudian mendapatkan berbagai penghargaan, termasuk Indigo Awards 2010 untuk kategori Best Indie Music dan Best New Artist, serta sejumlah pengakuan di ajang AMI Awards.
Album self-titled tersebut kemudian mendapatkan nominasi Best Rock Album pada AMI Awards 2012. Sementara itu, lagu Biarlah semakin dikenal melalui berbagai kolaborasi dan interpretasi dari sejumlah musisi serta figur publik Indonesia.
Pada tahun 2012, Killing Me Inside merilis One Reason, termasuk kolaborasi bersama Piyu melalui lagu Bertarung. Perjalanan mereka kemudian berlanjut melalui album Rebirth: A New Beginning, yang semakin memperluas jangkauan musik mereka dan membawa Killing Me Inside mewakili Indonesia di Busan Rock Festival pada tahun 2016.
Sepanjang perjalanan kariernya, Killing Me Inside terus berkembang melalui berbagai kolaborasi dan perubahan formasi. Band ini pernah bekerja sama dengan musisi seperti AiU Ratna, Joe Tirta, dan Ahmad Abdul, serta membangun label independen Anoixi Records. Meski mengalami berbagai perubahan dalam perjalanan band, Killing Me Inside tetap aktif dan mempertahankan basis penggemar yang loyal di Indonesia.
Di luar Killing Me Inside, Josaphat juga menjadi bagian dari AIU, sebuah supergroup bersama AiU Ratna, Wima, Axel Andaviar, dan Rudye. Proyek ini menghadirkan musik yang terinspirasi oleh estetika Japanese rock dan sentuhan modern alternative.
Dengan pengalaman lebih dari 19 tahun di industri musik, Josaphat juga dipercaya sebagai brand ambassador untuk berbagai brand musik ternama, termasuk NUX, SIRE Guitar, Rotosound Strings, Enya Guitar, Just In Case Gigbag, dan Nikisaga Strap. Melalui karya, penampilan, kolaborasi, serta aktivitasnya sebagai kreator konten, Josaphat terus memberikan pengaruh dan inspirasi bagi generasi baru gitaris dan musisi Indonesia.
Ikuti Josaphat Klemens
- Instagram: @josaphatklemens
- YouTube: Josaphat Klemens
- TikTok: @josaklemens
Video Josaphat
Watch professional artists perform live using NUX products for studio-quality tone and stage-ready performance.


Dipercaya oleh Artis Profesional
Beberapa produk NUX yang digunakan oleh Josaphat untuk pertunjukan langsung, sesi rekaman, dan pengaturan gitar profesional.







